Biografi Erdogan

ADVERTISEMENT
AGN Logo/wp-content/uploads/2023/05/41.png" alt="" width="210" height="210" srcset="https://www.acehglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/05/41.png 210w, https://www.acehglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/05/41-60x60.png 60w, https://www.acehglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/05/41-85x85.png 85w, https://www.acehglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/05/41-140x140.png 140w" sizes="(max-width: 210px) 100vw, 210px" />
Presiden Recep Tayyip Erdoğan. Foto: Wikipedia

Recep Tayyip Erdogan, merupakan seorang tokoh politik terkenal, lahir pada tanggal 26 Februari 1954 di kota Istanbul. Ayahnya bernama Ahmet dan ibunya bernama Tenzile.

Erdogan menempuh pendidikan di Universitas Marmara, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Administrasi, dan berhasil lulus dari program tersebut. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia memulai karirnya sebagai konsultan dan manajer senior di sektor swasta.

ADVERTISEMENT

Pada suatu waktu, Erdogan meraih jabatan yang sangat bergengsi sebagai Walikota Kota Metropolitan Istanbul. Posisi tersebut memberikan pengalaman dan pemahaman yang kuat mengenai tata kelola kota yang kompleks.

Selain itu, Erdogan juga merupakan Anggota Badan Pendiri Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) dan terpilih sebagai Ketua Pendiri partai tersebut. Keterlibatannya dalam AKP sangat signifikan, membantu partai tersebut tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan politik yang kuat.

ADVERTISEMENT

Puncak karir politik Erdogan terjadi ketika ia terpilih sebagai Presiden ke-12 pada putaran pertama pemilu yang diadakan pada tanggal 10 Agustus 2014. Kemenangan ini menegaskan popularitas dan dukungan yang besar dari rakyat Turki.

Pada tanggal 16 April 2017, setelah amandemen Konstitusi diterima melalui pemilihan umum, Presiden Erdogan kembali terpilih sebagai Ketua Partai AKP. Ini terjadi dalam Musyawarah Besar Luar Biasa ke-3 yang diadakan pada tanggal 21 Mei 2017. Kembali terpilihnya Erdogan menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari partai dan anggota partai terhadap kepemimpinannya.

ADVERTISEMENT

Prestasi berikutnya datang pada Minggu, 24 Juni 2018, ketika Erdogan memenangkan pemilihan presiden dengan perolehan suara sebesar 52,59%. Kemenangan ini menunjukkan popularitas dan dukungan yang kuat dari rakyat Turki terhadap kepemimpinan dan kebijakan Erdogan.

Pada tahun 2023, Erdogan diumumkan sebagai calon presiden dari Aliansi Rakyat dalam Pemilihan Presiden Turki. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap Erdogan masih berlanjut dan ia berharap dapat terus memimpin Turki menuju masa depan yang lebih baik.