Blangpidie – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Amrizal S.Sos, membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Setia di halaman Kantor Camat Setia, Senin (11/5/2026) malam.

ADVERTISEMENT

Pembukaan MTQ ini dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, dewan hakim, serta peserta dari berbagai gampong di Kecamatan Setia.

Dalam sambutannya, Plt Sekda Abdya Amrizal mengatakan MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana memperkuat pembinaan generasi Qurani di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Malam ini kita hadir bukan hanya untuk membuka sebuah perlombaan, tetapi untuk memperkuat semangat pembinaan generasi Qur’ani di tengah masyarakat,” kata Amrizal.

Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan generasi muda Abdya tumbuh tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

ADVERTISEMENT

Menurut Amrizal, pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan memiliki peran penting dalam mempersiapkan Abdya menyambut MTQ Provinsi Aceh ke-38 tahun 2027 yang akan digelar di kabupaten tersebut.

Ia menyebut, status sebagai tuan rumah menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

“Tentu ini menjadi kehormatan sekaligus amanah besar bagi kita semua,” ujarnya.

Amrizal mengatakan kesiapan menjadi tuan rumah tidak hanya diukur dari fasilitas dan pelaksanaan acara, tetapi juga kualitas peserta yang dimiliki daerah, mulai dari qari, qariah, hafizh, hingga hafizhah.

Karena itu, ia menilai pembinaan di tingkat kecamatan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan agar melahirkan peserta yang mampu bersaing di tingkat provinsi.

Ia meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), guru pengajian, serta seluruh elemen masyarakat memberi perhatian penuh terhadap pembinaan generasi Qurani sejak dini.

“Jangan pernah merasa cukup hanya dengan pelaksanaan lomba beberapa hari saja. Karena melahirkan prestasi membutuhkan proses panjang, latihan yang konsisten, disiplin, kesabaran, dan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Amrizal menegaskan Abdya tidak ingin hanya sukses sebagai penyelenggara MTQ Aceh 2027, tetapi juga mampu melahirkan peserta berprestasi yang dapat bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Aceh.

“Kita tidak ingin hanya menjadi penonton di daerah sendiri,” ucapnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta MTQ agar menjadikan ajang tersebut sebagai sarana belajar dan mengasah kemampuan membaca serta memahami Al-Qur’an.

Menurut dia, kemenangan bukan tujuan utama dalam musabaqah, melainkan bagaimana peserta terus memperbaiki bacaan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Amrizal mengajak masyarakat untuk terus mendukung kegiatan syiar Islam dengan menghidupkan meunasah, balai pengajian, dan majelis ilmu di setiap gampong.

Ia menilai lingkungan masyarakat yang religius akan melahirkan generasi yang kuat akidah, berakhlak baik, dan peduli terhadap daerah maupun agama.

Di akhir sambutannya, Amrizal menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, Forkopimcam, dewan hakim, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya MTQ Kecamatan Setia 2026.

“Semoga MTQ ini membawa keberkahan bagi Kecamatan Setia dan menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama dalam mewujudkan Aceh Barat Daya yang religius, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (*)

Editor: Tim Redaksi
Reporter: Salman