Meulaboh – Sebuah truk Mitsubishi Fuso Colt Diesel mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan Meulaboh–Nagan Raya, tepatnya di Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (26/9/2026) dini hari.

Kecelakaan Fuso Colt Diesel bernomor polisi BL 8775 N itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Beruntung, pengemudi truk, Samsuardi (44), warga Desa Blang Teungoh, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.

Laporan kecelakaan itu baru diterima pihak kepolisian sekitar pukul 09.40 WIB pada hari yang sama.

Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Barat kemudian bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

Informasi yang diperoleh petugas di lapangan, bahwa truk tersebut dikemudikan Samsuardi, pemegang SIM B I Umum, saat itu melaju dari arah Meulaboh menuju Nagan Raya di jalan lurus beraspal dengan arus lalu lintas yang relatif sepi.

Pengemudi sempat bermaksud menepikan kendaraannya ke bahu jalan sebelah kiri untuk beristirahat. Namun, saat kendaraan sudah berada di luar badan jalan dan pengemudi melakukan pengereman, rem kaki truk dilaporkan tidak berfungsi alias blong.

ADVERTISEMENT

Kondisi diperparah dengan permukaan bahu jalan yang lembek dan tidak rata, sehingga ban sebelah kiri truk tidak mendapat pijakan yang kokoh. Akibatnya, kendaraan kehilangan keseimbangan dan mengalami kecelakaan tunggal.

Truk tersebut mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan dan samping kiri, dengan taksiran kerugian material mencapai Rp20 juta.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Eko Suhendro, S.H., membenarkan peristiwa kecelakaan lalulintas tersebut.

Ia menjelaskan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara bertahap dan mengutamakan pengumpulan fakta di lapangan.

ADVERTISEMENT

“Penanganan di lapangan dilakukan untuk memperoleh gambaran kejadian berdasarkan kondisi TKP,” ujar AKP Eko Suhendro.

Dari peristiwa ini, AKP Eko Suhendro mengimbau para pengemudi, khususnya sopir kendaraan angkutan barang, agar selalu memeriksa kelayakan kendaraan sebelum bepergian, terutama sistem pengereman dan komponen keselamatan lainnya.

Ia juga mengingatkan agar pengemudi lebih waspada saat hendak menepi atau berhenti di bahu jalan, mengingat kondisi permukaan tanah yang lembek dan tidak rata dapat memengaruhi keseimbangan kendaraan, apalagi untuk kendaraan berukuran besar dan bermuatan berat.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kecelakaan tersebut. Pihak kepolisian juga telah mengamankan truk tersebut sebagai barang bukti guna mendukung proses penanganan lebih lanjut. (*)

Editor: Salman Sy