Blangpidie – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Abdya untuk bersiaga penuh menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Saya instruksikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Abdya, para camat, para aparatur gampong, dan seluruh masyarakat agar selalu siap siaga bencana dengan selalu memantau perkembangan situasi,” kata Safaruddin, Kamis (17/9/2026).

Meskipun genangan air akibat banjir yang terjadi semalam mulai surut, Safaruddin mengingatkan bahwa kondisi cuaca di Kabupaten Abdya saat ini masih diselimuti mendung tebal. Potensi hujan berintensitas tinggi dinilai masih sangat besar.

“Meskipun air sudah mulai surut karena banjir semalam, kita tetap harus meningkatkan kewaspadaan,” katanya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil pemantauan perkiraan cuaca, wilayah Kabupaten Abdya saat ini memang telah memasuki periode curah hujan tinggi.

Guna mencegah dampak buruk, Safaruddin meminta masyarakat aktif memantau kondisi lingkungan sekitar secara berkala.

ADVERTISEMENT

Salah satu langkah cepat yang bisa dilakukan warga adalah memastikan saluran air di sekitar pemukiman tidak tersumbat sampah.

“Segera laporkan potensi bahaya kepada pemerintah gampong atau posko BPBD terdekat. Bagi warga yang berada di dekat bantaran sungai, kami ingatkan agar tidak melakukan aktivitas berisiko ketika hujan deras turun,” imbau Safaruddin.

Pemkab Abdya sendiri telah menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) beserta seluruh peralatan kebencanaan pendukung.

Kendati demikian, Bupati Safaruddin menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi awal bencana.

ADVERTISEMENT

“Jika melihat retakan tanah, pergerakan tanah, atau kenaikan debit air sungai secara tiba-tiba, segera hindari lokasi dan laporkan,” tutur Safaruddin.

Safaruddin juga meminta warga untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta tidak mudah terpengaruh isu liar.

“Dengan kesiapsiagaan bersama, potensi dampak bencana dapat diminimalisasi. Masyarakat kita harapkan tetap tenang, waspada, dan menjaga keselamatan diri serta keluarga,” pungkasnya. (*)

Editor: Yuris
Penulis: Salman Sy