Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Fellowship bagi Dokter Spesialis di Indonesia untuk tahun 2026. Program ini dibuka mulai 1 hingga 12 Januari 2026
Mengutip laman resmi LPDP, Senin (5/1/2026), untuk dapat mendaftar beasiswa fellowship, peserta wajib memenuhi persyaratan utama, yakni memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku sebagai dokter spesialis.
Beasiswa Fellowship merupakan program kerja sama antara LPDP dan Kementerian Kesehatan. Program ini diberikan dalam bentuk penambahan kompetensi bagi dokter spesialis guna mendukung percepatan pemenuhan dan pemerataan tenaga medis spesialis di Indonesia.
LPDP memprioritaskan beasiswa ini bagi dokter spesialis di bidang penyakit jantung, stroke, urologi dan nefrologi, serta kanker.
Program Fellowship dilaksanakan di rumah sakit penyelenggara pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri. Untuk dalam negeri, rumah sakit yang ditunjuk merupakan rumah sakit unggulan di berbagai kota besar yang telah memiliki spesifikasi khusus di bidang penyakit tertentu.
Sementara itu, rumah sakit luar negeri yang menjadi mitra program tersebar di sejumlah negara, seperti Asia, Eropa, Australia, hingga Amerika Serikat.
Dari sisi pendanaan, Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis bersifat fully funded. Penerima beasiswa akan memperoleh dana pendidikan yang mencakup biaya program fellowship serta tunjangan buku.
Selain itu, LPDP juga memberikan berbagai dana pendukung, antara lain dana hidup bulanan, dana kedatangan, dana visa, dan komponen pembiayaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
LPDP juga telah menyiapkan jadwal pembukaan beasiswa untuk periode selanjutnya, yakni pada Maret dan Mei 2026. Pendaftaran dibuka setiap tanggal 1 hingga 12 di awal bulan, dengan intake masa studi paling cepat pada bulan Maret, Mei, dan Juli.
Melalui Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis, LPDP berharap dapat meningkatkan kualitas sekaligus jumlah dokter spesialis di Indonesia. Program ini diharapkan mampu mendorong pemerataan layanan kesehatan hingga ke wilayah pelosok.
