Blangpidie – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terus berkomitmen memperkuat armada kebersihan demi menciptakan lingkungan bersih dan asri di wilayah Abdya.

Langkah tersebut dibuktikan dengan menghadirkan tujuh unit kendaraan roda tiga khusus atau becak motor (bentor) pengangkut sampah baru untuk menunjang kelancaran kinerja para petugas di lapangan, Kamis (13/8/2026) sore.

Pengadaan 7 unit bentor baru ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Abdya Tahun Anggaran 2026.

Guna memastikan transparansi dan efisiensi anggaran, proses pengadaan armada dilakukan melalui skema pembelian langsung via e-purchasing (Katalog Elektronik).

DLH Abdya memilih varian Viar New Karya 200 Long MDT, yakni tipe kendaraan roda tiga tangguh yang dinilai sangat cocok untuk operasional pengangkut sampah di berbagai medan.

ADVERTISEMENT

Kedatangan armada anyar tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Abdya, Armayadi, S.T., dengan didampingi Sekretaris DLH, Azhar, beserta jajaran petugas operasional di pelataran Kantor Dinas LH setempat.

Kepala DLH Abdya, Armayadi, S.T., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas terealisasinya penambahan armada operasional ini.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, keberadaan bentor sampah baru tersebut akan sangat membantu efektivitas kerja para petugas, terutama untuk menjangkau lorong-lorong pemukiman warga yang sulit diakses kendaraan roda empat.

“Alhamdulillah, dengan bertambahnya 7 unit hari ini, total armada bentor sampah yang kita miliki saat ini menjadi 11 unit,” kata Armayadi kepada awak media.

Ia menambahkan, penambahan armada ini akan berdampak langsung pada daya jangkau operasional petugas di lapangan.

“Penambahan ini tentu memperkuat daya jangkau operasional petugas kita di lapangan. Kami berharap kinerja kebersihan wilayah Abdya semakin optimal, bersih, dan asri,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dengan bertambahnya armada ini, DLH Abdya optimis proses pengangkutan sampah dari pemukiman warga menuju Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan merata. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Salman Sy