Blangpidie – Lebih dari seribu jamaah memadati Masjid Agung Baitul Ghafur, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), untuk menghadiri peringatan Milad ke-10 Shubuh Keliling (Shuling), Minggu (13/9/2026) pagi.
Kegiatan keagamaan yang bertepatan dengan Safari Subuh berjamaah ke-456 (Shuling-456) ini tidak hanya diikuti warga lokal, tetapi juga dihadiri rombongan komunitas jamaah dari berbagai wilayah di Aceh.
Pada perayaan satu dekade ini, Shuling Abdya mengusung tema “Menghidupkan Kemakmuran Mesjid, Memperteguh IMTAQ dan Mempertinggi Ukhuwah Islamiah”.
Hadir dalam acara tersebut Plt Sekda Abdya, Amrizal, yang mewakili Bupati Safaruddin karena sedang menjalankan tugas dinas di luar daerah.
Hadir juga pejabat dari Forkopimda Abdya, para Kepala SKPK, Camat, ASN di lingkungan Pemkab Abdya, serta masyarakat umum.
Koordinator Shuling Abdya, Ir. T. Zuhardi, mengungkapkan bahwa antusiasme jamaah luar daerah sangat tinggi dalam mendukung momen perayaan sepuluh tahun gerakan ini.
“Jamaah dari luar daerah yang datang langsung ada sekitar 300-an orang. Mereka berasal dari Labuhanhaji Aceh Selatan, Nagan Raya, Banda Aceh, Aceh Besar, Lhokseumawe, hingga Aceh Utara,” ujar T. Zuhardi, Senin (14/9/2026).
Zuhardi menyampaikan bahwa Gerakan Shuling yang kini telah memasuki usia satu dekade konsisten menjadi ajang pembinaan keimanan dan ketakwaan (IMTAQ) serta syiar kemakmuran masjid di Abdya.
“Alhamdulillah, perjalanan 10 tahun Shuling hingga putaran ke-456 ini merupakan bukti komitmen bersama masyarakat dan pemerintah daerah dalam meramaikan rumah Allah,” ungkapnya.
Rangkaian salat Subuh berjamaah kali pada Shuling ke-456 ini diimami oleh Tgk. M. Aulia Kaesar Alfina, S.Pd, dengan Tgk. Ferry Sandrea sebagai Imam Naib.
Sementara, penceramah atau pencerah ialah Ust. H. Fachruddin Lahmuddin, M.Pd, dari Banda Aceh, menyampaikan tausiyah di hadapan ribuan jamaah yang memenuhi masjid Agung Baitul Ghafur Abdya.
Suksesnya Milad ke-10 Shuling ini didukung penuh oleh BKM Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Abdya, PCM Susoh, PCM Blangpidie, Gerakan Pemuda Subuh, Safari Subuh BBC, KaribMu, serta Arafah.
Selain itu, dukungan juga mengalir dari Dewan Kemakmuran Masjid Aceh (DKMA), Remaja Masjid Agung Baitul Ghafur, Subuh Berkah Bersaudara, Gerakan Pejuang Subuh Bireuen, Gerakan Pemuda Subuh (GPS) Lhokseumawe, Safari Subuh Aceh Utara, serta berbagai elemen pemuda dan komunitas jamaah subuh dari berbagai daerah lainnya di Aceh. (*)




