Blangpidie – Penantian panjang masyarakat Gampong Ujung Padang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) akhirnya berbuah manis. Jalan lingkar di kawasan tersebut resmi ditingkatkan dengan pengaspalan hotmix setelah sekian lama luput dari perhatian.
Berdasarkan informasi warga, ruas jalan lingkar yang kini mulai mulus tersebut ternyata sudah dibuka sejak tahun 1985 silam.
Namun, tidak pernah tersentuh pengaspalan hingga akhirnya dikerjakan pada masa kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Rahwadi, mengungkapkan bahwa pengerjaan peningkatan jalan lingkar Ujung Padang ini mulai dikerjakan sejak Selasa (22/9/2026).
“Pengerjaannya sudah mulai dilaksanakan kemarin. Untuk tahun 2026 ini, pengaspalan dilakukan sepanjang 350 meter. Sisanya, nanti akan disesuaikan dengan alokasi untuk gampong-gampong lain,” ujar Rahwadi kepada wartawan, Rabu (23/9/2026).
Ia merincikan, proyek peningkatan infrastruktur jalan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pagu anggaran mencapai Rp933.000.000.
“Peningkatan jalan di Ujung Padang ini memang merupakan arahan langsung dari Pak Bupati, termasuk perbaikan jalan-jalan lainnya di Abdya yang sudah lama tidak teraspal,” kata Rahwadi.
Sementara itu, Keuchik Gampong Ujung Padang, Tgk Sulaiman, tak dapat menyembunyikan rasa syukur dan bahagia atas terwujudnya peningkatan jalan lingkar tersebut ke aspal hotmix.
Ua menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian pemerintah daerah Abdya terhadap warga desanya.
Tgk Sulaiman menceritakan, akses vital tersebut praktis terbengkalai tanpa aspal selama puluhan tahun sejak pertama kali dibuka empat dekade lalu.
“Jalan ini dibuka sejak 1985, baru tahun ini diaspal. Tentu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Bupati Safaruddin atas perhatian luar biasa untuk desa kami,” ungkap Tgk Sulaiman.
Ia menjelaskan, ruas jalan lingkar tersebut berada di kawasan yang padat penduduk. Selain itu, jalan ini juga berfungsi sebagai jalur penghubung strategis menuju gampong tetangga serta akses utama warga untuk mengangkut hasil pertanian.
Mengingat total panjang jalan lingkar tersebut mencapai 3 kilometer, Tgk Sulaiman mewakili warga setempat menaruh harapan besar agar sisa pengerjaan dapat dituntaskan pada masa kepemimpinan Bupati Safaruddin dan Wakil Bupati Zaman Akli.
“Harapan besar kami, seluruh ruas jalan lingkar ini bisa tuntas dibangun pada periode kepemimpinan Pak Bupati Safaruddin. Sebab, jalan ini memiliki panjang total 3 kilometer dan sangat vital bagi aktivitas sehari-hari warga,” pungkasnya. (*)




