Blangpidie – Modus penipuan dengan mencatut identitas wartawan kembali marak menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Kali ini, nama dan foto wartawan yang bertugas di Aceh, T. Khairul Rahmat Hidayat atau yang akrab disapa Teuku Rahmat, digunakan oleh orang tak dikenal untuk menghubungi sejumlah pihak melalui aplikasi WhatsApp.
Pelaku menggunakan nomor 082218267971 dan diketahui menghubungi sejumlah orang yang mengenal Teuku Rahmat, mulai dari rekan kerja, kerabat, pejabat, hingga relasi profesional.
Aksi tersebut diduga dilakukan untuk membangun kepercayaan calon korban dengan menggunakan identitas yang sudah dikenal.
Pelaku mengawali komunikasi dengan mengirimkan pesan singkat berupa salam, kemudian melanjutkan percakapan seolah-olah nomor tersebut merupakan milik Teuku Rahmat.
Wartawan dan editor salah satu media nasional itu memastikan nomor tersebut bukan nomor pribadinya. Ia juga menegaskan tidak pernah mengganti nomor telepon yang selama ini digunakan.
“Kalau ada yang menghubungi menggunakan nomor tersebut dan mengatasnamakan saya, itu bukan saya. Saya meminta masyarakat tidak merespons dan jangan memenuhi permintaan apa pun dari nomor tersebut,” kata Teuku Rahmat, Sabtu (15/8/2026).
Wartawan kelahiran Aceh Barat Daya (Abdya) ini mengaku telah menerima sejumlah laporan dari orang-orang yang mendapat pesan dari nomor tersebut. Salah satunya berasal dari kerabatnya di Abdya yang memilih melakukan konfirmasi terlebih dahulu setelah menerima pesan WhatsApp.
“Tadi ada saudara yang menghubungi saya untuk memastikan nomor itu. Pelaku awalnya mengirim pesan melalui WhatsApp, kemudian menyampaikan kepada saudara saya terkait adanya undangan di Kejari Nagan Raya,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan nama dan foto orang lain melalui aplikasi pesan instan merupakan modus yang kerap digunakan pelaku penipuan.
Dengan memakai identitas seseorang yang telah dikenal calon korban, pelaku berusaha membuat komunikasi terlihat meyakinkan sehingga korban tidak menaruh curiga.
Karena itu, Teuku Rahmat mengimbau masyarakat, khususnya rekan kerja, pejabat, kerabat, dan pihak lain yang mengenalnya, agar tidak mudah percaya terhadap pesan dari nomor baru meskipun menggunakan nama serta foto profil miliknya.
Ia meminta penerima pesan melakukan verifikasi melalui nomor yang selama ini dikenal sebelum menindaklanjuti informasi, undangan, ataupun permintaan tertentu.
“Jangan langsung percaya hanya karena menggunakan nama dan foto saya. Saya tidak pernah mengganti nomor dan masih menggunakan nomor yang biasa saya gunakan,” tegasnya.
Teuku Rahmat juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi, kode OTP, informasi rekening, maupun melakukan transfer uang berdasarkan permintaan yang datang dari nomor tidak dikenal.
Ia berharap masyarakat semakin waspada terhadap modus pencatutan identitas, terutama menjelang momentum besar seperti peringatan HUT ke-81 RI, ketika komunikasi dan aktivitas masyarakat cenderung meningkat.
Bagi masyarakat yang menerima pesan atau panggilan dari nomor 082218267971 yang mengatasnamakan T. Khairul Rahmat Hidayat, diminta untuk tidak merespons dan segera melakukan konfirmasi melalui nomor yang selama ini dikenal.
“Jika terdapat indikasi penipuan atau ada pihak yang telah menjadi korban, saya minta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” pungkas Teuku Rahmat. (*)




