Blangpidie – Baitul Mal Kabupaten (BMK) Aceh Barat Daya (Abdya) terus berupaya mengoptimalkan penerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari sektor korporasi yang beroperasi di wilayah berjuluk Bumoe Sigupai tersebut.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus sosialisasi ZIS ke Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Mon Jambee di Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Kamis (13/8/2026).

Kunjungan ini juga diisi dengan edukasi terkait pentingnya mengeluarkan zakat dan infak kepada manajemen serta karyawan-karyawati di perusahaan setempat.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Komisioner Baitul Mal Abdya yakni Zulbaili, Salman Syarif, dan Asmaul Husna.

Sedangkan, dari Dewan Pengawas (Dewas) Baitul Mal Abdya, hadir Tgk Muhammad Maimun dan M. Ikbal Fanika, serta Kasubag Pengumpulan ZIS Sekretariat Baitul Mal Abdya, Eriani Mustika, yang didampingi staf.

ADVERTISEMENT

Rombongan Baitul Mal disambut hangat oleh Humas PT Mon Jambee, Hikalmi, beserta jajaran manajemen perusahaan.

Dalam pertemuan tersebut, Anggota Komisioner Baitul Mal Abdya, Zulbaili mengungkapkan, kedatangan mereka selain untuk mempererat tali silaturahmi juga bertujuan membuka ruang kemitraan yang lebih erat dalam penghimpunan ZIS.

ADVERTISEMENT

“Kedatangan kami ke PT Mon Jambee tak lain adalah silaturahmi. Selanjutnya, kami juga mengajak agar perusahaan dan karyawan-karyawati untuk menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baitul Mal Kabupaten Abdya,” ujar Zulbaili.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas BMK Abdya, Tgk Muhammad Maimun menyoroti kondisi fiskal daerah yang kian terbatas.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah melalui Baitul Mal dan dunia usaha sangat penting untuk menekan angka kemiskinan di Abdya.

“Kita ingin bangun kerja sama dengan PT Mon Jambee dan perusahaan-perusahaan lainnya yang beroperasi di Abdya, agar bersama-sama kita berpartisipasi mengurangi angka kemiskinan dari dana zakat dan infak yang disalurkan melalui Baitul Mal,” tegas Tgk Maimun.

ADVERTISEMENT

Menanggapi ajakan tersebut, Humas PT Mon Jambee, Hikalmi menyambut positif dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi demi kesejahteraan masyarakat.

Hikalmi menjelaskan, selama ini PT Mon Jambee secara mandiri telah rutin menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di lima gampong (desa) penyangga sekitar area operasional perusahaan, yaitu Gampong Gunung Samarinda, Ie Mirah, Rukon Damee, Alue Dawah, dan Gampong Lhok Gayo.

“Bantuan yang kita salurkan Rp 1 juta per orang untuk masyarakat di lima desa tersebut. Selain itu, ada santunan yatim Rp 400 ribu per anak yatim, serta program pemberian sembako kepada masyarakat miskin,” terang Hikalmi.

Kedepan, Hikalmi mendorong Baitul Mal Abdya untuk saling berbagi data terkait masyarakat miskin dan dhuafa di wilayah tersebut agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

“Kalau ada data dari Baitul Mal jika ada rumah yang perlu dibangun dan layak kita bangun, mari kita verifikasi bersama untuk kita bangun rumah layak huni kepada masyarakat tersebut,” pungkasnya.

Selain PT Mon Jambee, Baitul Mal Abdya juga akan berkunjung ke perusahaan-perusahaan lainnya di daerah tersebut guna mendorong penghimpunan zakat dan infak dari korporasi. (*)

Editor: Fakhrul Razi
Penulis: Salman Sy