Blangpidie – Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP) Aceh Barat Daya (Abdya) mengirimkan ratusan tenaga kesehatan (nakes) untuk mengikuti peningkatan mutu kompetensi di berbagai lembaga pelatihan terakreditasi Kementerian Kesehatan dan lembaga-lembaga lainnya.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur RSUD-TP Abdya, dr Ismail Muhammad, Sp.B, Rabu (23/9/2026). Ia mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Agustus 2026, tercatat sudah ada 178 nakes yang diberangkatkan untuk mengikuti program peningkatan mutu tersebut.
“178 nakes yang kita kirim itu meliputi dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, dan admisi rumah sakit,” ujar Ismail Muhammad yang akrab disapa Ismuha, Rabu (23/9/2026).
Menurut Ismuha, langkah ini diambil guna memastikan keselamatan pasien, memenuhi standar pelayanan kesehatan berkualitas, sekaligus mendongkrak tingkat kepuasan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik daerah tersebut.
“Kita ingin memastikan setiap tindakan medis dan pelayanan keperawatan aman, efektif, serta meminimalkan risiko kesalahan klinis,” tegasnya.
Lebih lanjut, kata Ismuha, pelatihan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan klinis bagi tenaga kesehatan agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan bukti ilmiah terkini.
Selain itu, peserta pelatihan dapat membentuk tata kelola organisasi dan klinis yang baik, seperti di rumah sakit dan puskesmas, serta memberikan perlindungan dan keamanan bagi SDM kesehatan dalam menjalankan tugas profesionalnya di lapangan.
“Kita juga ingin memastikan akses layanan kesehatan yang merata di di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.
Tidak hanya fokus pada peningkatan SDM, Ismuha juga menyebut bahwa pelayanan di RSUD-TP Abdya kini sudah dibarengi dengan penyediaan alat kesehatan (alkes) yang semakin canggih dan modern.
“Alhamdulillah, saat ini ketersediaan alkes terus kita tingkatkan di RSUD-TP, sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan merata,” imbuhnya.
Upaya berkelanjutan ini, kata Ismuha, sejalan dengan Misi Kelima (ADE) Pemerintahan Arah Baru Abdya Maju yang berfokus pada peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan, serta sosial yang berkualitas.
“Poin utamanya adalah pelayanan yang berkualitas, pemerataan akses, dan dukungan SDM yang terampil dan kompeten, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)




